Optimalisasi Jadwal Kedatangan Subkontraktor Komponen Plastic Etching Untuk Mengurangi Kepadatan di Area Receiving Warehouse 1 PT XYZ
DOI:
https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2796Keywords:
Heijunka, Gudang Penerimaan, Teori Antrean, Logistik Inbound, Lean Manufacturing, Receiving Warehouse, Queuing Theory, Inbound LogisticsAbstract
PT XYZ, perusahaan manufaktur otomotif terkemuka, menghadapi hambatan operasional di gudang penerimaan akibat jadwal pengiriman material yang tidak tersinkronisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali dan mengoptimalkan jadwal pengiriman komponen plastic etching menggunakan prinsip Heijunka guna mengeliminasi kepadatan. Masalah utama yang teridentifikasi adalah tingginya fluktuasi waktu kedatangan, yang menyebabkan antrean pada jam sibuk melampaui kapasitas docking yakni 6 truk per jam. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan Lean Manufacturing, yang divalidasi melalui Teori Antrean (Queuing Theory). Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap permintaan produksi harian, dimensi armada (Tronton dan Wingbox), serta jadwal kedatangan eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan jadwal pengiriman yang diratakan melalui pembagian waktu yang presisi secara signifikan mengurangi beban puncak dan standar deviasi kedatangan. Jadwal usulan berhasil mencapai kondisi " zero queue ", meningkatkan efisiensi logistik inbound, dan memastikan aliran material yang stabil untuk produksi.
PT XYZ, a leading automotive manufacturer, faces operational bottlenecks at its receiving warehouse due to unsynchronized material delivery schedules. This research aims to re-evaluate and optimize the delivery schedules of plastic etching components using the Heijunka principle to eliminate congestion. The primary issue identified is the high fluctuation in arrival times (Mura), leading to peak-hour queues that exceed the docking capacity of 6 trucks per hour. The methodology employs a Lean Manufacturing approach, validated through Discrete-Time Queuing Theory. Data was collected through direct observation of daily production demand, fleet dimensions (Tronton and Wingbox), and existing arrival schedules (AS-IS). The results demonstrate that implementing a leveled delivery schedule through precise time-slotting significantly reduces peak loads and standard deviation of arrivals. The proposed TO-BE schedule achieves a "zero queue" condition, enhancing inbound logistics efficiency and ensuring a stable material flow for production.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.