Pemodelan Kebijakan Pengurangan Emisi Karbon di Pelabuhan dengan Pendekatan Sistem Dinamis
DOI:
https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2792Keywords:
Emisi, Pelabuhan, Kebijakan, Pemodelan, Sistem Dinamis, Emission, Port, Policy, Modelling, System DynamicsAbstract
Pertumbuhan perekonomian yang semakin pesat, akan mendorong peningkatan kinerja dan aktivitas di pelabuhan. Peningkatan tersebut akan menghasilkan emisi yang signifikan akibat aktivitas di Pelabuhan yang semakin intens sehingga dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar Pelabuhan. Peningkatan aktivitas di Pelabuhan pada umumnya akan berdampak positif satu sama lain terhadap pertumbuhan ekonomi, namun di saat yang sama akan berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan dimana emisi yang dihasilkan meningkat signifikan setiap tahunnya. Oleh karena itu Pemerintah Republik Indonesia perlu melakukan intervensi melalui kebijakan pengurangan emisi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan aktivitas di Pelabuhan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di Pelabuhan. Penelitian ini akan mengembangkan model kebijakan dengan menggunakan pendekatan sistem dinamis untuk memberikan rekomendasi kebjakan yang dapat mendorong penurunan emisi di Pelabuhan Tanjung Priok. Penelitian ini akan menguji alternatif kebijakan yang saat ini menjadi prioritas pengurangan emisi di Pelabuhan Tanjung Priok diantaranya yaitu shore power dan elektrifikasi peralatan Pelabuhan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kebijakan kombinasi Shore Power dan Elektrifikasi Peralatan Pelabuhan merupakan kebijakan pengurangan emisi karbon di pelabuhan yang terbaik dan tangguh karena menghasilkan output berupa peningkatan aktivitas di Pelabuhan dan pertumbuhan ekonomi tertinggi sekaligus menghasilkan peningkatan kualitas lingkungan berupa penurunan emisi di Pelabuhan yang tertinggi.
Rapid economic growth will drive improvements in port performance and activity. These improvements will also lead to a significant increase in emissions caused by the high intensity of port activity, resulting in a negative impact on the environment of the port and its surroundings. Port activity improvements generally have a positive impact on economic growth, and vice versa. However, they will also negatively impact environmental quality, as emissions produced increase significantly each year. Therefore, the Government of Indonesia needs to intervene through emission-reduction policies in ports to improve those conditions, thereby enhancing economic growth and port activity while improving the port's environmental quality. This study will develop a policy model using a system dynamics approach to provide policy recommendations to drive emission reductions at the port of Tanjung Priok. This study will analyze policy alternatives that are currently priorities for emission reduction in the port of Tanjung Priok, such as shore power and port equipment electrification. This study shows that a combination policy of shore power and port equipment electrification is the best and most robust carbon emission reduction policy in the port because it results in the highest output of port activity improvement and economic growth at the same time, resulting in improved environmental quality in terms of the highest emission reduction in the port.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.