Perancangan dan Pengembangan Produk Wrist Splint 3 In One Menggunakan Metode Nigel Cross

Authors

  • Nazwa Rasyiqah Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20155
  • Evan Siregar Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20155
  • Regina Renata Ginting Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20155

DOI:

https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2770

Keywords:

Nigel Cross, Quality Function Deployment (QFD), Wrist Splint 3 In One

Abstract

Produk Wrist Splint 3 In One merupakan alat penyangga pergelangan tangan yang dirancang untuk membantu proses rehabilitasi dengan memberikan stabilitas dan kenyamanan melalui penggunaan bahan kain mesh berpori tinggi untuk meningkatkan sirkulasi udara, serta dilengkapi terapi pijat electrical muscle stimulation (EMS) dan terapi thermal menggunakan gel pack guna membantu mengurangi nyeri, peradangan, dan kekakuan sendi. Produk ini dirancang menggunakan material breathable untuk meningkatkan kenyamanan, serta sistem modular untuk memudahkan penggunaan dan perawatan, sehingga mampu mengatasi permasalahan nyeri, kekakuan, serta keterbatasan mobilitas secara lebih efektif, praktis, dan higienis. Metode Nigel Cross adalah metode perancangan yang mengintegrasikan aspek prosedural dan struktural dalam proses desain, serta menghubungkan masalah dan sub-masalah secara komutatif dan hierarkis. Metode ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan konsumen dan dapat digunakan sebagai alternatif selain QFD. Dalam penelitian ini, QFD digunakan untuk menyusun tahapan perancangan produk secara sistematis dan digunakan untuk mengolah data kebutuhan konsumen yang diperoleh melalui kuesioner sehingga dapat dijadikan dasar dalam penentuan spesifikasi produk. AHP metode untuk menentukan alternatif terbaik berdasarkan tingkat kepentingan setiap kriteria.

The Wrist Splint 3 In One is a wrist support device designed to assist the rehabilitation process by providing stability and comfort. It utilizes high-porosity mesh fabric to enhance air circulation and is equipped with Electrical Muscle Stimulation (EMS) massage therapy and thermal therapy using a gel pack to help reduce pain, inflammation, and joint stiffness. This product is developed using breathable materials to improve user comfort, along with a modular system that simplifies usage and maintenance. As a result, it aims to address pain, stiffness, and limited mobility in a more effective, practical, and hygienic way. The Nigel Cross method is a design approach that integrates both procedural and structural aspects within the design process, linking problems and sub-problems in a commutative and hierarchical manner. This method is intended to fulfill consumer requirements and may be considered an alternative to Quality Function Deployment (QFD). In this study, QFD is used to systematically structure the stages of product design and to process customer requirement data obtained through questionnaires, which then serve as a basis for determining product specifications. Meanwhile, the AHP is a method used to determine the most suitable alternative based on the relative importance of each criterion.

Downloads

Published

2026-06-30