Penerapan Metode Nigel Cross dalam Perancangan Produk Scolief sebagai Solusi Ergonomis Pencegahan Skoliosis

Authors

  • Daniel Kristian Purba Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20222, Indonesia
  • Evi Lia Margaretha Gajah Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20222, Indonesia
  • Nazla Arina Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20222, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2743

Keywords:

AHP, Nigel Cross, QFD, Scolief, Scoliosis

Abstract

Penggunaan tas punggung (backpack) yang tidak ergonomis dapat menyebabkan gangguan pada sistem muskuloskeletal, seperti nyeri bahu dan kelainan postur tubuh, termasuk skoliosis, sehingga diperlukan pengembangan produk ergonomis yang mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memperbaiki postur pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan produk Scolief dengan menggunakan metode Nigel Cross melalui tujuh tahapan, yaitu klarifikasi tujuan (clarification of objectives) yang menghasilkan pohon tujuan (objective tree), penetapan fungsi (establishing functions) melalui pendekatan black box dan block diagram, penyusunan kebutuhan (establishing requirements) berdasarkan kuesioner Analytical Hierarchy Process (AHP), penentuan karakteristik (determining characteristics) menggunakan Quality Function Deployment (QFD), pembangkitan alternatif (generating alternatives) berupa beberapa konsep desain, evaluasi alternatif (evaluating alternatives) menggunakan diagram pembobotan berdasarkan nilai kepentingan, serta perbaikan dan detail desain (improving details) yang menghasilkan spesifikasi akhir produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Scolief yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan pengguna dengan prioritas pada aspek kenyamanan, fleksibilitas, serta fitur tambahan seperti pemanas (heating) dan vibrasi, serta memiliki estimasi harga sebesar Rp450.000, sehingga penerapan metode Nigel Cross yang terintegrasi dengan berbagai alat bantu perancangan dinilai efektif dalam menghasilkan desain produk yang ergonomis dan sesuai kebutuhan pengguna.

The use of non-ergonomic backpacks (backpack) can lead to musculoskeletal disorders, such as shoulder pain and postural abnormalities, including scoliosis, thereby highlighting the need for the development of ergonomic products that can enhance comfort while improving user posture. This study aims to design and develop the Scolief product using the Nigel Cross method through seven stages: clarification of objectives, resulting in an objective tree; establishing functions using black box and block diagram approaches; establishing requirements based on questionnaires using the Analytical Hierarchy Process (AHP); determining characteristics using Quality Function Deployment (QFD); generating alternatives in the form of several design concepts; evaluating alternatives using a weighted evaluation diagram based on importance values; and improving details, resulting in the final product specifications. The results indicate that the designed Scolief product meets user needs with priority on comfort, flexibility, and additional features such as heating and vibration, with an estimated price of IDR 450,000, demonstrating that the application of the Nigel Cross method integrated with various design tools is effective in producing an ergonomic product design that meets user requirements.

Downloads

Published

2026-06-30