Penerapan Metode Quality Function Deployment (QFD) dalam Perancangan Produk Sarung Tangan Terapi Mensacare

Authors

  • Kelly Tanto Program Studi Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia
  • Nazwa Khairani Program Studi Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia
  • Sugeng Raihandi Program Studi Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9 Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2731

Keywords:

akupresur, dismenorea, house of quality, perancangan produk, quality function deployment, acupressure, dysmenorrhea, product design

Abstract

Produk Mensacare dikembangkan sebagai alternatif terapi non-farmakologis untuk meredakan nyeri dismenorea yang lebih aman dan praktis dibandingkan penggunaan obat-obatan. Produk ini mengombinasikan terapi akupresur dengan fitur pendukung seperti sensor denyut nadi, stimulasi getar, dan herbal pad untuk meningkatkan efektivitas dan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang sarung tangan terapi Mensacare menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD), yang menerjemahkan kebutuhan pengguna ke dalam spesifikasi teknis melalui matriks House of Quality (HoQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut utama produk meliputi ukuran 15 cm, bahan kain katun, berat 50 gram, warna pink, desain fingerless, perekat velcro, tombol bulat, serta fitur sensor denyut nadi, stimulasi getar, dan terapi herbal. Analisis QFD menunjukkan bahwa produk memiliki keunggulan pada fitur tambahan dibandingkan produk sejenis, meskipun masih memerlukan penyempurnaan pada beberapa aspek. Sebagian besar karakteristik teknis berada pada tingkat kesulitan sedang, dengan frekuensi getar dan kecepatan respons sebagai parameter dengan tingkat kepentingan tertinggi. Sementara itu, estimasi biaya relatif merata dan didominasi kategori sedang, sehingga pengembangan produk dinilai layak secara ekonomis. Dengan demikian, penerapan QFD mampu membantu menentukan prioritas pengembangan serta meningkatkan kesesuaian produk dengan kebutuhan pengguna.

The Mensacare product was developed as a non-pharmacological alternative to relieve dysmenorrhea pain, offering a safer and more practical solution than medication. It integrates acupressure therapy with features such as a pulse sensor, vibration stimulation, and an herbal pad to enhance effectiveness and user comfort. This study aims to design the Mensacare therapeutic glove using the Quality Function Deployment (QFD) method, which translates user needs into technical specifications through the House of Quality (HoQ). The results show that the main product attributes include a 15 cm size, cotton fabric, 50-gram weight, fingerless design, Velcro fastening, round buttons, and integrated therapeutic features. QFD analysis indicates that the product has advantages in additional features compared to similar products, although some aspects still require improvement. Most technical characteristics fall into a moderate difficulty level, with vibration frequency and response speed identified as the highest priority parameters. Cost estimation is relatively evenly distributed and dominated by a moderate category, indicating that the product is economically feasible. Therefore, QFD effectively supports the determination of development priorities and improves alignment with user needs.

Downloads

Published

2026-06-30