Evaluasi Beban Kerja Kognitif melalui Pengukuran Multimodal pada Variasi Tingkat Kesulitan Tugas dan Waktu Kerja

Authors

  • G Setiawan Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Depok 16424, Indonesia
  • MA Puspasari Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Depok 16424, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2727

Keywords:

Beban kerja kognitif, pengukuran multimodal, EEG, HRV, NASA-TLX, Cognitive workload, multimodal measurement

Abstract

Salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja pekerja dalam konteks industri adalah beban kerja kogntif. Namun, umumnya pengukuran beban kerja kognitif masih mengandalkan satu pendekatan tunggal, sehingga membatasi penerapannya dalam kondisi nyata di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan multimodal untuk mengkaji pengaruh tingkat kesulitan tugas dan waktu kerja terhadap beban kerja kognitif. Pada penelitian ini, pekerja diminta untuk menyelesaikan tugas yang menuntut secara kognitif dalam berbagai kondisi sebagai bagian dari desain eksperimen within-subject. Pengukuran beban kerja dilakukan menggunakan indikator fisiologis dan subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tingkat kesulitan tugas secara signifikan meningkatkan beban kerja kognitif, sementara pengaruh waktu kerja terutama tercermin pada respons fisiologis. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi perancangan tugas dan penjadwalan kerja dalam konteks industri.

One important factor influencing worker performance in industrial contexts is cognitive workload. However, it is commonly assessed using a single measurement approach, which restricts its use in real-world settings. This study uses a multimodal assessment to examine how task difficulty and time of day affect cognitive workload. Office workers were required to perform cognitively demanding tasks in a variety of conditions as part of a within-subject experimental design. Physiological and subjective measures were used to evaluate workload. Results show that higher task difficulty significantly increased cognitive workload, while time-of-day effects were primarily reflected in physiological responses. These findings provide practical insights for task design and work scheduling in industrial contexts.

Downloads

Published

2026-06-30