Perancangan Tata Letak Fasilitas pada UD. Bengkel Duta Teknik dengan Metode ALDEP

Authors

  • Sadarta Barus Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9, Medan 20222, Indonesia
  • Christian Vieri Sirait Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9, Medan 20222, Indonesia
  • Gennaro Jordan Caesar Ginting Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9, Medan 20222, Indonesia
  • Simon Imanuel Limbong Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9, Medan 20222, Indonesia
  • Tara Leona Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jln. Dr. T. Mansyur No. 9, Medan 20222, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2724

Keywords:

Activity Relationship Chart, Activity Relationship Diagram, ALDEP, Material Handling, Tata Letak Fasilitas, Facility Layout

Abstract

Tata letak fasilitas memiliki peranan yang krusial dalam meningkatkan efisiensi produksi, terutama terkait dengan produktivitas karyawan dan pengurangan jarak pemindahan bahan. Di UD. Bengkel Duta Teknik, penempatan unit yang tidak sesuai dengan jalur proses produksi mengakibatkan perjalanan bahan yang lama, aliran kerja yang tidak lancar, serta penggunaan waktu dan tenaga kerja yang lebih banyak. Situasi ini menunjukkan perlunya redesign tata letak fasilitas agar proses produksi dapat berlangsung dengan lebih efisien dan optimal. Studi ini menggunakan metode ALDEP, sebuah pendekatan berbasis algoritma komputer yang memperhitungkan tingkat kedekatan antar departemen saat membuat alternatif layout. Sebelum ALDEP diterapkan, analisis dilakukan dengan menggunakan ARC untuk mengidentifikasi hubungan kedekatan antar aktivitas; ARD juga digunakan untuk memvisualisasikan hubungan tersebut secara sistematis. Data luas departemen dan hubungan kedekatan diolah dalam ALDEP untuk menghasilkan beberapa alternatif tata letak yang dievaluasi berdasarkan Total Closeness Rating. Hasil studi mengungkapkan bahwa tata letak yang bernilai 876 mampu menciptakan suatu proses produksi yang lebih sistematis dan efisien, meminimalisir jarak pemindahan bahan, mempercepat durasi proses, meningkatkan penggunaan ruang, serta memberikan kenyamanan dalam bekerja. Secara keseluruhan, hal ini akan memperbaiki efisiensi dan produktivitas operasi bengkel.

The facility layout plays a crucial role in improving production efficiency, particularly in terms of employee productivity and reducing material handling distances. At UD. Bengkel Duta Teknik, the placement of units that does not align with the production process flow results in lengthy material movement, inefficient workflow, and increased use of time and labor. This situation indicates the need for a facility layout redesign so that the production process can operate more efficiently and optimally. This study employs the ALDEP method, a computer algorithm-based approach that considers the closeness relationship between departments in generating layout alternatives. Before implementing ALDEP, an analysis was conducted using ARC to identify the closeness relationships among activities, while ARD was also used to systematically visualize these relationships. Department area data and closeness relationships were processed in ALDEP to generate several layout alternatives, which were then evaluated based on the Total Closeness Rating. The study results revealed that the layout with a score of 876 was able to create a more systematic and efficient production process, minimize material handling distances, shorten processing time, improve space utilization, and provide greater work comfort. Overall, these improvements can enhance the operational efficiency and productivity of the workshop.

Downloads

Published

2026-06-30