Penerapan Metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas di CV. XYZ

Authors

  • Tasya Olivia Program Studi Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara, JL. Dr. T. Mansyur No 9, Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia
  • Thalia M. Zakkiyah Program Studi Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara, JL. Dr. T. Mansyur No 9, Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia
  • Diana Br Simanungkalit Program Studi Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara, JL. Dr. T. Mansyur No 9, Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia
  • Marisa Olivia Departemen Arsitektur, Universitas Sumatera Utara, Jl. Almamater, Padang Bulan, Medan, 20155, Indoneisa
  • Gresyana Maria Program Studi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara, Jl. Bioteknologi No.1, Padang Bulan, Medan, 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ee.v9i2.2723

Keywords:

backtracking, blocplan, systematic layout planning, tata letak fasilitas, layout planning

Abstract

CV. XYZ merupakan perusahaan di bidang industri pangan yang menyediakan daging ayam segar untuk masyarakat. Permasalahan yang dihadapi berasal dari tata letak antar departemen yang belum tersusun dengan baik, departemen yang saling berkaitan justru terpisah cukup jauh, terdapat pergerakan bolak-balik (backtracking) dalam proses produksi serta pemanfaatan ruang yang kurang optimal, sehingga aliran material menjadi tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki tata letak produksi agar aliran material menjadi lebih teratur dan tidak terjadi backtracking. Metode yang digunakan adalah Systematic Layout Planning (SLP) yang memperhitungkan hubungan antar fasilitas, digunakan. SLP didukung oleh software blocplan untuk menghasilkan alternatif tata letak terbaik. Untuk mengetahui kondisi sebenarnya di area produksi, data diperoleh melalui observasi langsung dan pengukuran jarak perpindahan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout awal memiliki jarak material handling sebesar 23,5 meter/produksi dan biaya material handling sebesar Rp810.000/produksi. Namun, layout yang diusulkan dapat menurunkan jarak menjadi 15 meter/produksi setelah perbaikan, dengan biaya material handling sebesar Rp497.500/ produksi. Ini menunjukkan bahwa tata letak usulan lebih efektif dan dapat mengurangi jumlah barang yang dibuang selama proses produksi.

CV. XYZ is a company engaged in the fresh chicken meat industry. The company faces several production layout problems, including backtracking, inefficient material flow, and excessive distances between related departments. This study aims to improve the facility layout to increase operational efficiency and reduce material handling waste. The Systematic Layout Planning (SLP) method, supported by Blocplan software, was used to develop an improved layout based on facility relationships and material flow requirements. Data were collected through direct observation and measurement of material movement distances. The results showed that the initial layout required a material handling distance of 23.5 meters with a cost of Rp810,000 per production cycle. The proposed layout reduced the distance to 15 meters and lowered material handling costs to Rp497,500, resulting in a more efficient production process.

Downloads

Published

2026-06-30