Pelatihan Dan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dan Biochar Untuk Menunjang Ketahanan Pangan Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Pematang Siantar
Training and Production of Liquid Organic Fertilizer and Biochar to Support Food Security in the Pematang Siantar Women Farmers Group (KWT)
DOI:
https://doi.org/10.32734/anr.v7i1.2594Keywords:
pengabdian masyarakatl pupuk organik cair, biochar, pekarangan pangan Lestari, pertanian berkelanjutan, community service, liquid organic fertilizer, sustainable home garden, sustainable agricultureAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara bekerja sama dengan Bank Indonesia Kota Pematang Siantar serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematang Siantar. Sasaran kegiatan adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan yang berpartisipasi dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Mitra kegiatan menghadapi keterbatasan pengetahuan tentang konsep pertanian organik dan pemanfaatan biochar, serta kurangnya keterampilan dalam pembuatan pupuk organik cair (POC). Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan pelatihan yang meliputi penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung pembuatan POC dari bahan organik sederhana seperti tauge, cangkang telur, gula merah, dan air cucian beras, serta pengenalan biochar sebagai pembenah tanah. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 75% peserta memahami materi yang diberikan dan menunjukkan minat tinggi untuk menerapkan teknologi POC dan biochar dalam budidaya pekarangan, sehingga kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian anggota KWT menuju praktik pertanian yang berkelanjutan.
This community service activity was organized by the Faculty of Agriculture, Universitas Sumatera Utara, in collaboration with Bank Indonesia Pematang Siantar and the Food Security and Agriculture Agency of Pematang Siantar City. The program targeted the Women Farmers Group (KWT) participating in the Sustainable Home Garden Program (Pekarangan Pangan Lestari/P2L). The partner group faced limited knowledge regarding the concepts of organic farming and biochar utilization, as well as a lack of skills in producing liquid organic fertilizer (POC). To address these issues, the implementing team conducted a comprehensive training that included lectures, interactive discussions, and hands-on practice in producing POC from simple organic materials such as mung bean sprouts, eggshells, palm sugar, and rice washing water, along with the introduction of biochar as a soil conditioner to improve soil fertility. The program was implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. Evaluation results showed that 75% of participants understood the materials presented and expressed strong interest in applying POC and biochar technologies in their home gardens. Overall, this activity effectively enhanced the capacity and self-reliance of KWT members in promoting sustainable agricultural practices.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Talenta Conference Series: Agricultural and Natural Resources (ANR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.