Pengaruh Jenis dan Dosis Perekat terhadap Kualitas Fisik Pelet Pakan
DOI:
https://doi.org/10.32734/anr.v7i1.2589Keywords:
kualitas fisik, pakan, pelet, perekatAbstract
Kualitas fisik pakan pelet mempengaruhi proses produksi, transportasi dan penyimpanan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis dari berbagai jenis perekat terhadap kualitas fisik pelet pakan.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 3x3 dengan tiga ulangan. Faktor A adalah jenis perekat (bentonit, tepung beras, molase) dan faktor B adalah dosis perekat (1,5%, 3%, 4,5%). Parameter yang diamati meliputi kadar air, berat jenis, kerapatan tumpukan, sudut tumpukan, serta ketahanan benturan. Hasil menunjukkan bahwa jenis perekat berpengaruh nyata (P<0,05) pada semua parameter fisik. Tepung beras memberikan performa terbaik dengan kadar air 6,60%, berat jenis 1,34 g/mL dan sudut tumpukan 14, 81°. Dosis perekat berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kerapatan tumpukan, sudut tumpukan dan ketahanan benturan. Perekat dengan dosis 3% menunjukkan hasil yang optimal pada sudut tumpukan yaitu 15,78°. Interaksi antar perlakuan ditemukan pada kerapatan tumpukan dengan rentang 561,60 - 596, 66 kg/m³ dan ketahanan benturan 93,26 - 99,13%. Secara keseluruhan, kualitas fisik pelet memenuhi standar industri dapat disimpulkan bahwa pemilihan jenis perekat lebih berpengaruh dibandingkan dosis dalam menghasilkan pelet dengan kualitas fisik yang baik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Talenta Conference Series: Agricultural and Natural Resources (ANR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.