Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Pembibitan dan Penanaman Labu Madu di Kelurahan Padang Bulan Medan
Socialization of Backyard Land Utilization for Honeydew Melon Nursery and Planting in Padang Bulan Subdistrict, Medan
DOI:
https://doi.org/10.32734/anr.v7i1.2585Keywords:
labu madu, pembibitan, penanaman, pekarangan, sosialisasi, honey pumpkin, nursery, planting, yard, socializationAbstract
Labu madu merupakan salah satu komoditas pertanian yang bernilai ekonomis tinggi karena memiliki bentuk yang unik, rasa yang enak dan manis serta mengandung berbagai nutrisi penting. Labu madu biasanya ditanam di lahan pertanian, dan dapat juga ditanam di lahan pekarangan. Namun masih sedikit warga masyarakat yang memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya labu madu karena sebagian besar masyarakat belum mengetahui cara pembibitan dan penanaman labu madu di pekarangan sehingga perlu dilakukan kegiatan sosialisasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru Kota Medan. Kegiatan ini melibatkan warga Masyarakat Lingkungan VI terutama para ibu rumah tangga. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Lingkungan VI Kelurahan Padang Bulan dalam hal pembibitan dan penanaman labu madu dengan memanfaatkan lahan pekarangan, sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif tanaman yang dapat dibudayakan di pekarangan. Metode yang diterapkan adalah metode androgogy yang melibatkan partisipasi aktif para warga sebagai peserta kegiatan. Kegiatan pembibitan dan penanaman labu madu dilakukan pada lahan pekarangan beberapa peserta, dan tanaman labu dipelihara hingga berbuah. Kegiatan yang dilakukan 1) bermanfaat bagi peserta kegiatan, 2) dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam hal pembibitan dan penanaman labu madu, 3) meningkatkan minat beberapa peserta melakukan budidaya labu madu.
Honey pumpkin is an agricultural commodity with high economic value because it has a unique shape, delicious and sweet taste and contains various important nutrients. Honey pumpkin are usually planted on agricultural land, and can also be planted in gardens. However, there are still a few community members who use their yard for cultivating honey pumpkin because most people don't know how to seed and plant honey pumpkin in their yards, so it needs to be socialized. Community service activities were carried out in Padang Bulan Village, Medan Baru District, Medan City. This activity involved community member of Lingkungan VI, especially housewives. The aim of the activity was to increase the knowledge and skills of participants in terms of seeding and planting honey pumpkin by utilizing yard land, so that later it can be used as an alternative plant that can be cultivated in the yard. The method applied was the androgogy method which involved the active participation of participants. Honey pumpkin seeding and planting activities were carried out in the yards of several participants, and the plants were maintained until they bore fruit. The activities carried out are 1) beneficial for participants, 2) able to increase participants' knowledge and skills in terms of cultivating honey pumpkin in yard, 3) increase the interest of several participants in cultivating honey pumpkin.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Talenta Conference Series: Agricultural and Natural Resources (ANR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.