Penanaman Hijauan Makanan Ternak Menggunakan Bokashi Berbasis Bahan Baku Lokal untuk Mendukung Produktivitas Ternak Domba dan Ketahanan Pangan di Desa Perpanden Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara

Cultivation of Forage Crops Using Bokashi Fertilizer Based on Local Raw Materials to Support Sheep Productivity and Food Security in Perpanden Village, Deli Serdang Regency, North Sumatra

Authors

  • Kennie Cendekia Desnamrina Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Galih Ari Wirawan Siregar Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Uswatun Hasanah Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Vivi Indriani Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/anr.v7i1.2580

Keywords:

Bokashi, hijauan pakan, limbah peternakan, forage, livestock waste

Abstract

Desa Perpanden, yang terletak di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, memiliki potensi besar dalam sektor peternakan domba. Salah satu masalah utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan hijauan pakan dan pencemaran lingkungan akibat limbah kotoran ternak yang tidak terkelola. Program pengabdian dari Universitas Sumatera Utara memfokuskan upaya pada pengolahan limbah peternakan menjadi bokashi berbasis bahan baku lokal sebagai pupuk organik guna meningkatkan produksi rumput pakan pakchong. Kegiatan ini melibatkan pelatihan praktis mulai dari persiapan bahan, proses fermentasi, hingga aplikasi bokashi pada penanaman hijauan pakan. Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola limbah serta efisiensi pemanfaatan sumber daya lokal yang mendukung produktivitas ternak dan ketahanan pangan desa. Program ini juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Perpanden Village, located in Kutalimbaru District, Deli Serdang Regency, North Sumatra, possesses substantial potential in sheep farming. One of the main challenges faced by the local community is the limited availability of forage and environmental pollution resulting from unmanaged livestock waste. The community service program initiated by Universitas Sumatera Utara focuses on processing livestock waste into bokashi, utilizing locally sourced materials as organic fertilizer to improve the yield of pakchong grass forage. This program involves hands-on training, starting from the preparation of raw materials and the fermentation process to the practical application of bokashi in forage cultivation. The results demonstrate enhanced community skills in waste management and more efficient utilization of local resources, supporting livestock productivity and village food security. Furthermore, this initiative contributes to sustainable local economic development by promoting environmentally friendly practices and resource optimization.

Downloads

Published

2026-07-06