Pengaruh Penambahan Suplementasi Minyak Ikan Lemuru Terproteksi pada Complete Feed Berbasis Limbah Kelapa Sawit terhadap Kecernaan Bahan kering dan Bahan Organik Domba secara in Vitro

Authors

  • Achmad Sadeli Program Doktoral Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Hotnida Sinaga Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
  • Ma’ruf Tafsin Prodi Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
  • Yunilas Prodi Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/anr.v7i1.2567

Keywords:

domba, fermentasi, in vitro, minyak ikan lemuru, sabun kalsium

Abstract

Daging domba merupakan salah satu sumber protein alternatif selain daging sapi untuk pemenuhan kebutuhan daging di Indonesia. Selain itu, peningkatan pendapatan masyarakat serta kesadaran akan pentingnya konsumsi protein dan gaya hidup sehat mendorong permintaan terhadap daging berkualitas premium. Salah satu hasil penelitian telah menemukan Domba yang memiliki kadar kolesterol relatif lebih rendah atau sering disebut domba premium. Berkembangnya areal perkebunan kelapa sawit akan meningkatkan potensi limbah sebagai bahan pakan ternak. Namun, bahan pakan tersebut memiliki keterbatasan penggunaan karena tingginya zat anti nutrisi. Sehingga diperlukannya pengolahan seperti fermentasi dalam pemenuhan nutrisi domba. Selain itu, tingginya kadar lemak dalam beberapa bahan pakan akan meningkatkan kadar kolesterol dalam daging. Parameter yang diuji yaitu kecernaan secara Invitro KcBK, KcBO. Rancangan yang dilakukan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) factorial dengan dengan pola faktorial 2x3. Setiap kombinasi diulang sebanyak 4 kali. Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan selama 4 bulan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan, Fakultas Pertanian, Laboratorium Produksi Ternak, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa perlakuan pakan dan proteksi MIL tidak berpengaruh nyata terhadap kecernaan bahan kering, tetapi berpengaruh nyata terhadap kecernaan bahan organik. Rataan terbaik terdapat pada F1P1 berdasarkan KcBK dan KcBO masing masing 32,70% dan 95,80%.

Downloads

Published

2026-07-06