Comprehensive Analysis of Enterprise Resource Planning System Implementation and Its Impact on Business Performance of Batik MSMEs in Medan City
DOI:
https://doi.org/10.32734/lwsa.v9i2.2830Keywords:
Kinerja Bisnis, Digitalisasi, ERP, Manajemen Persediaan, Orientasi Kewirausahaan, Business Performance, Digitalization, Inventory Management, Entrepreneurial OrientationAbstract
Kemajuan teknologi mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan guna meningkatkan efisiensi dan daya saing. Namun, UMKM Batik di Kota Medan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan informasi, kesiapan sumber daya manusia, dan manajemen persediaan yang lemah. Studi ini menganalisis dampak implementasi ERP terhadap kinerja bisnis UMKM Batik, dengan fokus pada integrasi proses pembelian, produksi, penjualan, dan persediaan. Menggunakan desain eksperimental dengan sistem ERP berbasis Odoo, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM Batik masih mengandalkan proses manual, yang menyebabkan ketidakefisienan dalam pencatatan stok, transaksi, dan pengambilan keputusan. Pasca implementasi, ERP secara signifikan meningkatkan akurasi stok (dari 75% menjadi 96%), mengurangi waktu pengambilan keputusan (dari lebih dari satu hari menjadi kurang dari satu jam), dan meningkatkan pemenuhan pesanan tepat waktu (dari 65% menjadi 95%). Orientasi kewirausahaan, inovasi, proaktif, dan pengambilan risiko ditemukan sebagai faktor kritis dalam adopsi ERP yang sukses. Secara keseluruhan, implementasi ERP mengorganisir proses bisnis, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing. Digitalisasi melalui ERP oleh karena itu direkomendasikan sebagai inovasi strategis bagi UMKM untuk mengatasi ketidakefisienan operasional dan berkembang di pasar yang semakin kompetitif.
Technological advancements encourage Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adopt Enterprise Resource Planning (ERP) systems to enhance efficiency and competitiveness. However, Batik MSMEs in Medan City still face challenges such as limited information, human resource readiness, and weak inventory management. This study analyzes the impact of ERP implementation on Batik MSMEs’ business performance, focusing on the integration of purchasing, production, sales, and inventory processes. Using an experimental design with an Odoo-based ERP system, data were collected through observations, interviews, and questionnaires, then tested for validity and reliability. Results reveal that most Batik MSMEs continue to rely on manual processes, leading to inefficiencies in stock recording, transactions, and decision-making. Post-implementation, ERP significantly improved stock accuracy (from 75% to 96%), reduced decision-making time (from more than one day to less than one hour), and increased on-time order fulfillment (from 65% to 95%). Entrepreneurial orientation—innovation, proactiveness, and risk-taking—was found to be a critical factor in successful ERP adoption. Overall, ERP implementation structured business processes, enhanced productivity, and strengthened competitiveness. Digitalization through ERP is therefore recommended as a strategic innovation for MSMEs to overcome operational inefficiencies and thrive in increasingly competitive markets.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.