Replanting Initiative Strategy for Sustainable Oil Palm

Authors

  • Harry Sutriadi Student at Master of Management Study Program, Postgraduate School, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
  • Nazaruddin Matondang Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
  • Iskandarini Department of Agribusiness Faculty of Agriculture, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/lwsa.v9i2.2803

Keywords:

minyak sawit, strategi tanaman ulang, berkeberlanjutan, analisis SWOT, QSP, pendekatan berbasis komunitas, PTPN IV, palm oil, replanting strategy, sustainability, SWOT analysis, community-based approach

Abstract

Tanaman Ulang merupakan strategi penting untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit jangka panjang, terutama ketika pohon mencapai akhir masa produktif optimalnya, biasanya antara 20 dan 25 tahun. Pada tahap ini, terjadi penurunan hasil dan kandungan minyak yang signifikan, sehingga diperlukan penanaman ulang secara sistematis untuk mempertahankan tingkat produksi dan memastikan efisiensi serta keberlanjutan industri kelapa sawit. Studi ini menganalisis strategi penanaman ulang dengan penekanan pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi, dengan memprioritaskan pendekatan berbasis komunitas dan adopsi teknologi ramah lingkungan. Desain penelitian kuantitatif digunakan, yang melibatkan pengumpulan dan analisis data terkait produktivitas, efisiensi biaya, dan indikator keberlanjutan dari perkebunan yang menerapkan program penanaman ulang. Penilaian strategis dilakukan menggunakan analisis SWOT, yang menjadi dasar pengembangan Evaluasi Faktor Internal (IFE), Evaluasi Faktor Eksternal (EFE), Matriks Profil Kompetitif (CPM), dan Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM). Temuan menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal secara signifikan memengaruhi keberhasilan program penanaman ulang. Mengintegrasikan faktor-faktor ini ke dalam pengambilan keputusan menghasilkan hasil keberlanjutan yang lebih tinggi. Selain itu, penerapan inisiatif berbasis komunitas dan teknologi ramah lingkungan meningkatkan efektivitas jangka panjang program penanaman kembali. Kasus PTPN IV menunjukkan bahwa strategi tersebut dapat menghasilkan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang positif, memperkuat peran penanaman kembali sebagai langkah keberlanjutan utama di sektor minyak sawit.

Replanting is a critical strategy to improve long-term palm oil productivity, particularly when trees reach the end of their optimal productive lifespan, typically between 20 and 25 years. At this stage, a significant decline in yield and oil content occurs, necessitating systematic replanting to maintain production levels and ensure the efficiency and sustainability of the palm oil industry. This study analyzes replanting strategies with an emphasis on environmental, social, and economic sustainability, prioritizing a community-based approach and the adoption of environmentally friendly technologies. A quantitative research design was employed, involving the collection and analysis of data related to productivity, cost efficiency, and sustainability indicators from plantations implementing replanting programs. Strategic assessment was conducted using a SWOT analysis, which informed the development of the Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Competitive Profile Matrix (CPM), and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The findings reveal that both internal and external factors significantly influence the success of replanting programs. Integrating these factors into decision-making leads to higher sustainability outcomes. Moreover, implementing community-based initiatives and environmentally sound technologies enhances the long-term effectiveness of replanting programs. The case of PTPN IV demonstrates that such strategies can generate positive environmental, social, and economic impacts, reinforcing the role of replanting as a key sustainability measure in the palm oil sector.

Downloads

Published

2026-05-18