Analysis The Effect Of Capital Adequacy Ratio, Operating Expenses On Operating Income, Net Interest Margin, Non-Performing Loan To Deposit Ratio On Financial Performance (A Case Study on PT. Bank Sumut)

Authors

  • Jihan Natasya El Sima Master of Management Study Program, Postgraduate School, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155,Indonesia
  • Syahyunan Departement of Management, Faculty of Economic Business, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Fahmi Natigor Nasution Departement of Accounting, Faculty of Economic Business, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/lwsa.v9i2.2783

Keywords:

CAR, BOPO, NIM, NPL, LDR, ROA

Abstract

Industri perbankan merupakan infrastruktur penting dari ekosistem keuangan, yang beroperasi sebagai saluran di mana para pelaku ekonomi mengakses instrumen dan layanan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan kelembagaan dan individu yang beragam. Berfungsi sebagai perantara keuangan, bank memfasilitasi mobilisasi dan redistribusi modal dengan menghubungkan pihak kelebihana dana dengan pihak yang mengalami kendala likuiditas, sehingga memperkuat keseimbangan ekonomi sistemik. Investigasi empiris ini berpusat pada PT Bank Sumut - sebuah Bank Pembangunan Daerah (RDB) yang beroperasi di provinsi Sumatera Utara - dengan tujuan untuk menilai bagaimana indikator CAR, BOPO, NIM, NPL & LDR, memengaruhi kinerja keuangan yang diukur melalui ROA di seluruh periode fiskal mulai dari Januari 2021 hingga Desember 2024. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, kausal-komparatif, penelitian ini menggunakan data sekunder dari 48 laporan keuangan bulanan, yang dianalisis melalui sampling jenuh. Regresi linier berganda digunakan untuk menilai hubungan antar variabel, didukung oleh uji asumsi klasik, statistik deskriptif, dan pengujian hipotesis menggunakan EViews versi 12. Hasil empiris menunjukkan bahwa CAR dan BOPO memiliki pengaruh negatif yang signifikan secara statistik terhadap ROA, yang menunjukkan adanya ketidakefisienan dalam alokasi modal dan manajemen biaya operasional. NIM dan NPL, meskipun juga berhubungan negatif dengan ROA, tidak mencapai signifikansi statistik, yang mengindikasikan adanya potensi volatilitas atau faktor sistemik yang laten. Sebaliknya, LDR menunjukkan hubungan yang positif namun tidak signifikan dengan ROA. Uji F menegaskan bahwa semua variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi ROA. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengoptimalkan kecukupan modal dan efisiensi operasional untuk meningkatkan profitabilitas dan memastikan ketahanan kelembagaan dalam lanskap perbankan regional.

The banking industry constitutes an essential infrastructure of the financial ecosystem, operating as a conduit through which economic actors  operational efficiency to enhance profitability and ensure institutional resilience within the regional banking landscape. adaptation through motivation from superiors and a fair reward system; strengthening team communication and collaboration; increasing work efficiency and accuracy with appropriate appreciation; and developing stress management and work focus to deal with pressure and lack of guidance.access tailored financial instruments and services responsive to multifaceted institutional and individual demands. Functioning as financial intermediaries, banks facilitate the mobilization and redistribution of capital by connecting units in surplus with those facing liquidity constraints, thereby reinforcing systemic economic equilibrium. This empirical investigation centers on PT Bank Sumut—a Regional Development Bank (RDB) operating in the province of North Sumatra—with the aim of assessing how selected financial performance indicators, including the CAR, BOPO, NIM, NPL & LDR, affect profitability as measured by ROA across the fiscal periods spanning January 2021 to December 2024. Using a quantitative, causal-comparative approach, the research draws on secondary data from 48 monthly financial statements, analyzed via saturated sampling. Multiple linear regression is employed to assess relationships among variables, supported by classical assumption tests, descriptive statistics, and hypothesis testing using EViews version 12. Empirical results demonstrate that both CAR and BOPO exert a statistically significant negative influence on ROA, suggesting inefficiencies in capital allocation and operational cost management. NIM and NPL, while also negatively associated with ROA, do not achieve statistical significance, indicating potential volatility or latent systemic factors. In contrast, LDR shows a positive yet non-significant relationship with ROA. The F-test confirms that all independent variables jointly influence ROA. These findings underscore the importance of optimizing capital adequacy and

Downloads

Published

2026-05-18