Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Uji Aktivitas Antikejang Ekstrak Etanol Daun Titanus (Leea Aequata L.) Terhadap Ileum Marmut Terpisah (Cavia Porcellus) Secara In Vitro

The In Vitro evaluation of Anti-Seizure Activity of Titanus Leaves Ethanol Extract(LeeaAequata L.) on Isolated Ileum of Marmot (CaviaPorcellus)

Authors
  • Erikson Sinaga Universitas Sumatera Utara
  • Nahitma Ginting Universitas Sumatera Utara
  • Edy Suwarso Universitas Sumatera Utara
Issue       Vol 1 No 1 (2018): TALENTA Conference Series: Tropical Medicine (TM)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/tm.v1i1.66
Keywords: daun titanus ileum terpisah marmut relaksasi in vitro
Published 2018-10-02

Abstract

Titanus (Leea aequata L.) merupakan tumbuhan dari suku leeaceae yang digunakan dalam pengobatan tradisional di daerah Tanah Karo, Provinsi Sumatera utara, sebagai obat luka dan obat anti tetanus. Salah satu tanda utama dari penyakit tetanus adalah spasme otot atau kejang disebagian atau seluruh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antikejang berupa relaksasi dari ekstrak etanol daun titanus terhadap kontraksi ileum marmut terisolasi yang dikontrasikan dengan asetilkolin. Penelitian ini dilakukan secara in vitro menggunakan alat organ bath. Tahapan penelitian adalah persiapan bahan dan pengujian efek relaksasi ileum terpisah. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah relaksasi otot polos ileum terpisah. Sebelum dilakukan pengujian, ileum marmut terpisah diekuilibrasi selama 45 menit sampai diperoleh kondisi yang stabil didalam larutan tyrode dengan suhu 37o C yang diaerasi dengan gas karbogen (O2:CO2) 95% : 5%. Pengujian efek relaksasi dilakukan setelah ileum marmut dikontraksi dengan asetilkolin, kemudian masing masing ileum diberikan konsentrasi kumulatif ekstrak daun titanus dan atropin sulfat . Hasil pengujian yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun titanus memiliki efek relaksasi. Ekstrak etanol daun titanus pada konsentrasi 2,5mg/ml (105,4203±2,9151) mempunyai kemampuan yang tidak berbeda dengan atropin sulfat 1 x 10-5 (113,9796±4,5825) dalam menurunkan kontraksi otot polos ileum yang diinduksi oleh asetilkolin 1,889 x 10-4 M (p>0,005). Jadi dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun titanus mempunyai efek relaksasi terhadap otot polos ileum terpisah dengan kemampuan yang tidak jauh berbeda dengan atropin sulfat.

Titanus (Leeaaequata L.) is a plant from Leeaceae family used in traditional medication in Tanah Karo, North Sumatera as wound and anti-tetanus medicine. One of the main signs of tetanus is muscle spasm or seizure in some or all parts of body. This research aimed to evaluatethe anti-seizure effect of titanus leaves ethanol extractsuch as relaxation isolated ileum of marmot which was contacted with acetylcholine. This research was conducted byin vitro studyusing organ bath instrument. The stages of this research were the material preparation and isolated ileum relaxation effect evaluation. The parameter measured in this research was the isolated ileum smooth muscle relaxation. Before the test, isolated marmot ileum was equilibrated for 45 minutes until the stable condition in tyrode solution was obtained at 37°C temperature which aerated with carbogen gas (O2:CO2) 95%:5%. The relaxation effect test was conducted aftermarmot ileum was contracted with acetylcholine, and then, titanus leaves extract and atropine sulfate were added to each ileumswith cumulative concentration. The result indicated that the titanus leaves ethanol extract had relaxation effect. Titanus Leaves ethanol extract in 2.5 mg/ml concentration (105.4203±2.9151) had the same ability as atropine sulfate 1x10-5 (113.9796±4.5825)in decreasing the ileum smooth muscle contraction induced with acetylcholine 1.889x10-4 M (p>0.005).
It could be concluded that titanus leaves ethanol extract hasrelaxation effect to isolated ileum smooth muscle and it was not so different with atropine sulfate.