Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Implementasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Ibu Hamil Trimester Tiga Dalam Rangka Persiapan Laktasi

Authors
  • Farida Linda Sari Siregar Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
  • Nurbaiti Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
Issue       Vol 4 No 1 (2021): Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/lwsa.v4i1.1160
Keywords: ASI eksklusif ibu hamil PHBS
Published 2021-04-01

Abstract

Menciptakan rumah tangga yang mengaplikasikan kebiasaan hidup yang bersih serta sehat merupakan sasaran primer dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satu parameter pelaksanaan PHBS di rumah Tangga yaitu pemberian ASI eksklusif untuk bayi. Masyarakat di Kelurahan Tegal Sari Mandala III Kecamatan Medan Denai masih kurang memberikan respon yang baik terhadap pemberian ASI eksklusif. Beberapa alasan para ibu tidak menyusui bayinya yaitu ibu merasa tidak dapat menghasilkan ASI yang cukup untuk bayinya, bayi tidak mau menghisap puting susu ibu, puting susu ibu yang lecet, serta anggapan bahwa bayi menangis adalah karena rasa lapar sehingga perlu diberi makanan tambahan. Kurangnya kesadaran serta minimnya pemahaman ibu tentang urgensi ASI eksklusif bagi bayi juga berpengaruh terhadap rendahnya upaya ibu dalam memberikan ASI eksklusif.. Oleh karena itu perlu dilakukan persiapan laktasi agar dapat membantu ibu mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar ibu hamil dapat menerapkan perilaku PHBS dan proses laktasi dapat berjalan lancar setelah melahirkan. Metode Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan berupa penyuluhan kesehatan, diskusi, demonstrasi dan menonton video. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil memiliki pengetahuan dan sikap yang baik terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemberian ASI dan tatalaksana IMD.