Rekayasa Pembelajaran Bahasa Indonesia di Jurusan Non-BI berdasarkan Pendekatan Pragmatik

Authors

  • Pranowo Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Sanata Dharma, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/lwsa.v5i1.1311

Keywords:

Pendekatan pragmatik, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Integrasi Pembelajaran Bahasa Indonesia

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesi (PBI) berdasarkan pendekatan linguistik menghasilkan kompetensi gramatikal yang baik, tetapi tidak menjamin tingkat kompetensi pragmatik yang baik pula. Begitu juga, PBI berbasis teks jika tujuan akhirnya hanya berhenti pada bahasa akademik, hasilnya tidak akan dapat membekali mahasiswa memasuki dunia kerja sesuai dengan bidang ilmunya. Lulusan PT akan gagap memasuki dunia kerja.  Oleh karena itu, PBI di PT jurusan non-BI harus memberikan ruang gerak yang lebih leluasa dengan berbasis pendekatan pragmatik agar mereka menguasai BI untuk kepentingan komunikasi sesuai dengan bidang ilmunya agar setelah lulus tidak gagap memasuki dunia kerja. Bahasa baku tidak berarti sebagai bahasa “beku” (frozen language). Aspek pragmatik harus diintegrasikan dalam  PBI, meskipun tidak perlu seluruhnya. Yang penting agar mahasiswa setelah lulus dan memasuki dunia kerja dapat ber-BI dengan memenuhi standar kompetensi pragmatiknya.

Downloads

Published

2022-01-31