Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Pelestarian Warisan Budaya Dan Lingkungan Dalam Penataan Kembali Kawasan Wisata Pantai Cermin

Authors
  • Jon Horasman E N Universitas Sumatera Utara
  • B O Y Marpaung Universitas Sumatera Utara
Issue       Vol 2 No 1 (2019): Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/ee.v2i1.410
Keywords: increased attractiveness cultural and enviromental heritage waterfront tourism
Published 2019-05-31

Abstract

Pantai Cermin merupakan salah satu objek wisata pantai yang berada di Kab.Serdang Bedagai Sumatera Utara. Objek wisata Pantai Cermin sudah menjadi salah satu tujuan berwisata masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai dan Sumatera Utara. Selain Karena daya tarik wisata pantai dan fasilitasi di dalamnya juga ditunjang oleh kemudahan akses dan waktu tempuh yang tidak terlalu jauh dari pusat kota/ibukota provinsi. Dilihat dari minat dan jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Cermin merupakan potensi yang penting untuk terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Hanya saja sampai saat ini daya tarik wisata yang ada masih seputar fasilitas wisata air dan pantai, belum mengoptimalkan potensi sosial budaya dan lingkungan yang memiliki nilai warisan yang dapat dijadikan sebagai daya tarik wisatawan dalam penataan kembali kawasan wisata Pantai Cermin. Kawasan Pantai Cermin identik dengan suku melayu tetapi masyarakat dan objek wisata tidak memakai gaya bangunan dan lingkungan yang bercirikan budaya melayu. Selain itu tidak ada upaya untuk menghidupkan kembali budaya dan lingkungan hutan, mangrove yang merupakan ciri masyarakat pesisir. Pelestarian warisan budaya dan lingkungan dalam penataan kembali kawasan wisata Pantai Cermin akan dapat meningkatkan daya tarik dan jumlah wisatawan yang berkunjung. Oleh karena itu untuk menata kembali kawasan Pantai Cermin menjadi tujuan wisata tepi air, maka Pelestarian warisan budaya dan lingkungan ini dilakukan. Kajian ini dilakukan melalui proses pengamatan langsung, wawancara dan menganalisis data yang ada yang selanjutnya dikembangkan sebagai suatu konsep perencanaan dan perancangan pengembangan. Manfaat dari penelitian ini adalah menyusun rencana dan rancangan berupa pedoman pelestarian warisan budaya dan lingkungan yang ada di kawasan ini yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan daya tarik dan kunjungan wisata sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. Selain itu konsep pelestarian warisan budaya dan lingkungan ini dapat menjadi pedoman untuk pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam menata kembali kawasan Pantai Cermin.

 

Pantai Cermin is one of the beach attractions in the District of Serdang Bedagai, North Sumatra. The Cermin Beach tourism object has become one of the destinations for community tourism in Serdang Bedagai Regency and North Sumatra. In addition to the beach tourist attraction and facilitation in it, it is also supported by easy access and travel time not too far from the city center / provincial capital. Judging from the interests and number of tourists visiting the Cermin Beach area, it is an important potential to continue to be developed by the Serdang Bedagai Regency Government. It's just that until now the touri st attraction that is still around water tourism facilities and beaches, has not optimized the socio-cultural and environmental potential that has inheritance value that can be used as a tourist attraction in the rearrangement of Pantai Cermin tourist a rea. The Cermin Beach area is identical to the Malay tribe, but the community and tourism objects do not use the building style and environment characterized by Malay culture. In addition there are no efforts to revive the culture and environment of the for est, the mangroves that characterize coastal communities. Preservation of cultural and environmental heritage in the realignment of the Cermin Beach tourist area will be able to increase the attractiveness and number of tourists visiting. Therefore to rearrange the Pantai Cermin area to be a waterfront tourist destination, the preservation of this cultural and environmental heritage is carried out. This study is carried out through a process of direct observation, interviewing and analyzing existing data which is then developed as a concept of planning and design development. The benefits of this research are to formulate a plan and design in the form of guidelines for preserving the cultural and environmental heritage in this region which ultimately contributes to the increase in tourist attraction and visitation, which has an impact on improving the economy and welfar e of the local community. In addition, the concept of preservation of cultural and environmental heritage can be a guideline for the Serdang Bedagai Regency government in restructuring the Cermin Beach area.