Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Penjadwalan Mesin Produk Mobil Mainan dengan Menggunakan Metode Ant Colony

Authors
  • Said Munal Akid Magister Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jl. Almamater Kampus USU, Medan 20155, Indonesia
  • Roberta Simarmata Magister Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jl. Almamater Kampus USU, Medan 20155, Indonesia
Issue       Vol 6 No 1 (2023): Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/ee.v6i1.1905
Keywords: Ant Colony Optimization Makespan Penjadwalan Mesin Machine Scheduling
Published 2023-10-20

Abstract

Dengan menggunakan penjadwalan yang terorganisir dengan baik, staf perusahaan akan dengan mudah mengetahui kapan memulai dan mengakhiri pekerjaan. Penjadwalan yang berhasil akan berdampak positif, dengan mengurangi biaya operasional dan waktu pengiriman, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kepuasan konsumen. Oleh karena itu, tujuan penjadwalan adalah untuk meminimalkan atau memaksimalkan beberapa ukuran dalam pelaksanaannya agar tercapai. Metode yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah ini adalah optimisasi koloni Semut. Cara ini menggunakan strategi yang terinspirasi dari kebiasaan alami semut yang telah berhasil diterapkan di berbagai bidang, termasuk dalam mengatur jadwal produksi jobshop. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan opsi penjadwalan yang lebih baik dalam rangka mengurangi waktu makespan selama proses produksi. Dengan begitu, penggunaan waktu proses dapat dioptimalkan secara lebih baik dalam satu hari. Hasil penelitian  Berdasarkan hasil perhitungan maka yang didapatkan melalui penelitian yaitu mendapatkan total probilitas elemen kerja yang paling singkat dalam suatu produk (makespan) yaitu 56 detik dengan alternatif makespan yang optimal dengan metode SPT dikarenakan dapat meningkatkan efficiency index perusahaan yaitu 1,375. EI > 1 menunjukan bahwa metode usukan dapat memberikan performance baik untuk meminimasi terjadinya keterlambatan. dengan mengelompokkan elemen kerja 1 - 7 di stasiun kerja I, elemen kerja 8 - 14 di stasiun kerja II.

With a clear scheduling conception, company directors will fluently know when to start work and when to end it. Good scheduling will have a positive impact, videlicet lower operating costs and delivery times, which in turn can increase client satisfaction. So that the purpose of scheduling is to minimize (maximize) the size or several sizes in its implementation can be achieved. The method that will be used in solving this problem is Ant Colony optimization. Where, this algorithm adopts the behavior of ants which has been widely implemented, one of which is in jobshop production scheduling. The purpose of this research is to find the best scheduling alternative to reduce makespan during the production process, so that in a day it is expected that processing time can be used more optimally. Research results Based on the calculation results obtained through research, namely obtaining the shortest total probability of work elements in a product (makespan), namely 56 seconds with optimal makespan alternatives with the SPT method because it can increase the company's efficiency index, namely 1.375. EI > 1 indicates that the scratch method can provide good performance to minimize delays. by grouping work elements 1 - 7 at workstation I, work elements 8 - 14 at workstation II.