Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Penerapan Metode Brainstorming dalam Perancangan Dispenser Otomatis untuk Tunanetra dengan Sensor, Mikrofon, dan Tatakan Gelas

Authors
  • Muhammad Rizky Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Akbar Gading A. Harahap Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Anggi R. Simanjuntak Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Khairina M. Sibarani Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
Issue       Vol 5 No 2 (2022): Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/ee.v5i2.1611
Keywords: Tunanetra Dispenser Otomatis Brainstorming Mind Mapping Blind Automatic Dispenser
Published 2022-12-13

Abstract

Dewasa ini perkembangan iptek semakin maju, manusia saling berpacu untuk berinovasi dalam pemenuhan kebutuhan kualitas hidup di berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan khususnya pengembangan alat-alat kesehatan bagi penyandang tunanetra agar berfungsi semakin baik dan akurat. Dibutuhkan sarana kesehatan yang optimal untuk mendukung aktivitas penyandang tunanetra agar berjalan dengan baik. Salah satu sarananya adalah dispenser. Penggunaan dispenser manual pada penyandang tunanetra memiliki risiko terjadinya galat dalam pengambilan air minum, seperti ketumpahan air panas, kelimpahan air karena tidak menutup keran tepat waktu, posisi gelas yang tidak sesuai dengan keran. Dispenser Otomatis untuk Tunanetra dengan Sensor, Mikrofon, dan Tatakan Gelas ini dirancang lebih mudah dan aman digunakan penyandang tunanetra karena dispenser ini dilengkapi dengan sistem voice command, sensor pendeteksi gelas, sensor ketinggian air, dan speaker yang dikhususkan kepada penyandang tunanetra untuk mempermudah pengambilan air minum dan meminimalisir terjadinya kesalahan yang dapat melukai mereka. Perancangan dan pengembangan produk Dispenser Otomatis untuk Tunanetra dengan Sensor, Mikrofon, dan Tatakan Gelas ini dilakukan dengan metode Brainstorming. Pada Brainstorming, tim melakukan pengumpulan ide dan gagasan untuk menghasilkan spesifikasi produk agar sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kemudian hasil pengumpulan ide dan gagasan dari anggota tim akan dilampirkan pada Mind Mapping yang kemudian dianalisis bersama untuk mendapatkan spesifikasi produk dari brainstorming

Today the development of science and technology is increasingly advanced, humans are racing to innovate in meeting the needs of quality of life in various fields, including the health sector, especially the development of medical devices for blind people to function better and more accurately. Optimal health facilities are needed to support the activities of blind people to run well. One of the ingredients is a dispenser. The use of manual dispensers for blind people has the risk of errors in taking drinking water, such as hot water spills, an abundance of water due to not closing the tap on time, the position of the glass that does not match the faucet. This Automatic Dispenser for the Blind with Sensor, Microphone, and Coaster is designed to be easier and safer for blind people to use because this dispenser is equipped with a voice command system, glass detection sensor, water level sensor, and speakers specifically for visually impaired people to make drinking water easier. and minimize the occurrence of errors that can injure them. The product design and development of Automatic Dispenser for the Blind with Sensor, Microphone, and Coaster is done by using Brainstorming method. In Brainstorming, the team collects ideas and ideas to produce product specifications to suit consumer needs. Then the results of collecting ideas and ideas from team members will be attached to the Mind Map which is then analyzed together to obtain product specifications from brainstorming.