Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Pengaruh Galeri Seni di kota Medan

Authors
  • Aurora Maulidya Siregar Departemen Arsitektur, Fakulas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jl. Dr. T. Mansur No.9, Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Imam Faisal Pane Departemen Arsitektur, Fakulas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jl. Dr. T. Mansur No.9, Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Issue       Vol 5 No 1 (2022): Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/ee.v5i1.1461
Keywords: galeri galeri seni kota medan gallery art gallery medan city
Published 2022-08-15

Abstract

Kota Medan yang merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia dan merupakan kota dengan penduduk padat di Sumatera. Kota yang juga merupakan kota singgah. Penduduk kota Medan dapat digolongkan pada kategori masyarakat heterogen, yaitu masyarakat yang terdiri dari berbagai jenis suku, agama, ras dan golongan. Kenyataan bahwa kota Medan yang terdiri dari beragam suku, bangsa, dan budaya namun tidak memiliki ciri khas atau pun tempat dimana masyarakat dari luar maupun dalam Medan dapat melihatnya dalam satu bangunan. Galeri seni adalah salah satu cara agar Medan dapat menunjukan pesonanya dalam karya 2 dimensi berupa seni lukis yang merupakan hasil tangan seniman – seniman berbakat yang Medan punya, karya pertunjukan yang merupakan lakonan dari muda – mudi masyarakat Medan yang berbakat, dan dapat di nikmati. Galeri seni merupakan salah satu sarana edukasi yang dapat memperkenalkan Medan dari hasil karya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dibangunnya galeri seni di Medan, dan bangunan galeri seni yang merupakan wujud responsif terhadap alam dan pengguna. Dalam melakukan penelitian, peneliti melakukan pengumpulan data melalui kuisioner, wawancara langsung dengan pemilik Galeri Seni Simpassri, dan melakukan studi banding dengan Museum Negeri Medan dan Galeri Seni Simpassri. Penelitian ini diharap dapat menumbuhkan kesadaran dan menjadi pertimbangan kepada Pemerintah kota Medan untuk dilakukan pembangunan Galeri Seni di Medan agar dapat meningkatkan daya tarik kota Medan.

Medan is the third largest city in Indonesia and is the most densely populated city in Sumatra. The city is also a stopover city. Medan residents can be classified into heterogeneous community categories, namely people consisting of various ethnic groups, religions, races and groups. The fact is that the city of Medan, which consists of various ethnic groups, nations, and cultures, but does not have a distinctive feature or a place where people from outside or inside Medan can see it in one building Art galleries are one way that Medan can show its charm in 2-dimensional works in the form of painting which is the handiwork of talented artists that Medan has, performance work which is the play of the talented young people of the Medan community, and can be enjoyed. An art gallery is an educational tool that can introduce Medan from your work. This study aims to determine the effect of the construction of art galleries in Medan and art gallery buildings which are responsive to nature and users. In conducting research, researchers collected data through questionnaires, direct interviews with the owner of the Simpassri Art Gallery, and conducted a comparative study with the Medan State Museum and Simpassri Art Gallery. This research is expected to raise awareness and become a consideration for the Medan City Government to build an Art Gallery in Medan in order to increase the attractiveness of the city of Medan.