Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Kajian Penerapan Arsitektur Biofilik dalam Perancangan Bangunan Pusat Industri Kreatif

Authors
  • Febry Rizky Alvina Departemen Arsitektur, Fakulas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jl. Dr. T. Mansur No.9, Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • B O Y Marpaung Departemen Arsitektur, Fakulas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Jl. Dr. T. Mansur No.9, Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Issue       Vol 5 No 1 (2022): Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/ee.v5i1.1452
Keywords: biofilik industri kreatif ruang
Published 2022-08-15

Abstract

Era globalisasi memberikan dampak kemudahan kepada masyarakat Indonesia dalam mengakses beragam informasi yang mengubah cara pandang masyarakat terhadap sistem pendidikan terutama pada sektor industri kreatif. Industri kreatif merupakan suatu produk kreatif yang bersifat industri. Produk-produk kreatif tercipta karena adanya proses pengembangan ide-ide kreatif yang menghasilkan sebuah produk kreatif. Tetapi permasalahan yang sering terjadi adalah tidak munculnya ide-ide kreatif dikarenakan suasana ruang yang tidak mendukung. Arsitektur biofilik merupakan sebuah gagasan desain guna menciptakan suatu ruang yang dapat membantu setiap orang untuk fokus, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, membangkitkan suasana hati, membantu mengurangi stress, memberikan respons fisiologis yang positif, membangkitkan rasa keingintahuan, menyegarkan ingatan dan keterampilan dalam memecahkan masalah, serta memenuhi kebutuhan dasar manusia terhadap lingkungan yaitu eksplorasi. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan langkah awal melakukan pengumpulan data berupa data fisik, non-fisik, serta peraturan pembangunan yang berlaku melalui observasi terhadap tapak perancangan serta kajian literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penerapan desain biofilik pada bangunan industri kreatif turut mendukung terciptanya suatu lingkungan kreatif serta mengoptimalkan kebutuhan manusia terhadap keberadaan ruang hijau berdasarkan pada kajian teori, dimana penelitian ini akan menghasilkan skematik konsep perancangan berbasis kapling proyek yang dapat menjadi masukan untuk pemerintah Kota Medan.