Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Perancangan Fasilitas Kerja Pada Bagian Pengendalian Kualitas Di CV. XYZ Untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal Disorders

Authors
  • Chalis Fajri Hasibuan Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area, Medan, Indonesia
  • M. Banjarnahora Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area, Medan, Indonesia
  • Sahyuna Molinda Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area, Medan, Indonesia
Issue       Vol 3 No 2 (2020): Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE)
Section       Articles
Galley      
DOI: https://doi.org/10.32734/ee.v3i2.1035
Keywords: Ergonomi Antropometri Nordic Body Map RULA (Rapid Upper Limb Asessment) Keluhan Muscoluskeletal Disorders
Published 2020-11-30

Abstract

Dalam kegiatan produksinya, CV. XYZ  mempunyai stasiun pekerjaan pengendalian kualitas khususnya pada bagian pemeriksaan kebocoran periuk yang dilakukan dengan cara metode pencahayaan dengan posisi tangan menggantung dan leher sedikit melihat keatas. Dari data kuesioner SNQ yang sudah disebar mendapkan hasil skor yaitu mengalami keluhan kesakitan pada bagian lengan, leher, dan punggung, sehingga dalam jangka waktunlama dan pekerjaan yang berulang-ulang bisa mengakibatkan terjadinya cidera musculoskeletal disorders. Metode yang digunakan adalah SNQ (Standard Nordic Quesiner) RULA (Rapid Upper Limb Asessment), Antropometri. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode RULA dan kuesioner NBM menghasilkan bahwa kelima pekerja pada pengendalian kualitas bagian pemeriksaan badan periuk mengalami keluhan sakit pada bagian lengan, pinggang, bokong dan leher dan  mendapatkan skor RULA 7 yaitu yang memerlukan tindakan sekarang juga, sehingga perlu dilakukannya tindakan perbaikan untuk metode kerja pada bagian pemeriksaan kebocoran badan periuk, yaitu perbaikan fasilitas dimana ditambahkan fasilitas berupa kursi. Perbaikan yang dilakukan adalah penambahan fasilitas kerja yaitu kursi  dengan ukuran tinggi kursi 60,5 cm, lebar kursi 36 cm, sehingga dengan ukuran tersebut dilakukan simulasi pekerja dengan menggunakan kursi sesuai dengan dengan desain yang dibuat, sehingga membuktikan bahwa penambahan fasilitas tersebut mengalami perubahan pada perhitungan RULA, yaitu berada pada skor 3 yaitu membutuhkan investigasi dan perubahan terhaap postur mungkin dapat dilakukan, sehingga usulan perbaikan metode kerja dengan cara menambah fasilitas kerja diterima, karena skor RULA usulan menurun dibandingkan dengan skor rula yang aktual, sehingga kursi tersebut bisa mengurangi terjadinya keluhan kesakitan dan cidera musculoskeletal disorders (MSDs).

 

Production activities, CV. XYZ has a quality control work station especially in the crockery leak inspection section which is carried out by means of the lighting method with the position of the hands hanging and neck slightly upward looking. From the SNQ questionnaire data that has been distributed to get the results of the score that is experiencing complaints of pain in the arms, neck, and back, so that in a long time and repetitive work can result in musculoskeletal disorders. The method used is the SNQ (Standard Nordic Questionnaire) RULA (Rapid Upper Limb Assessment), Anthropometry. The results of research conducted using the RULA method and the SNQ questionnaire resulted that the five workers in the quality control of the curing body examination section experienced complaints of pain in the arms, waist, buttocks and neck and got a RULA score of 7 that requires action now, so that action needs to be taken repairs to work methods in the stoneware body leak inspection section between repair facilities where facilities are added in the form of chairs. Improvements made are the addition of work facilities, namely chairs with a seat height of 60.5 cm, chair width of 36 cm, so that with this size a worker simulation is performed using chairs in accordance with the design made, thus proving that the addition of these facilities has changed in the calculation RULA, which is at a score of 3 that requires investigation and changes in posture may be possible, so that the proposed improvement of work methods by adding work facilities is accepted, because the proposed RULA score decreases compared to the actual initial score, so that the chair can reduce the occurrence of complaints of pain and musculoskeletal disorders (MSDs).